Tampilkan postingan dengan label Tugas blog AKLAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas blog AKLAN. Tampilkan semua postingan

13 Mei 2014

kelompok 9

KONSOLIDASI PEMILIKAN TIDAK LANGSUNG
Dan
SALING MEMILIKI SAHAM
(Indirect and Mutual Holding)

A.  Konsolidasi Pemilikan Tidak Langsung
Suatu perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi bertingkat yang terdiri dari Perusahaan induk-Perusahaan sub induk - Perusahaan anak.



B.  Saling Memiliki Saham
Perusahaan induk satu pihak memiliki saham - saham perusahaan anak dan dipihak lain perusahaan anak juga memiliki sebagian saham-saham perusahaan induk.


1.  Hak Control Yang Diperoleh Dengan Pemilikan Tidak Secara Langsung
·        Pemilikan saham-saham perusahaan anak, terjadi sesudah adanya hak control oleh perusahaan induk pada perusahaan sub induk.
·        Pemilikan saham-saham perusahaan anak, terjadi sebelum adanya kontrol oleh perusahaan induk pada perusahaan sub induk.
·        Hak control yang diperoleh dengan adanya hubungan afiliasi di antara perusahaan-perusahaan (anak).

2.  Mutual atau reciprocal holdings dengan pemilikan saham perusahaan anak terjadi setelah perusahaan berjalan

Tambahan:
1.  Q : Apa yang dimaksud dengan perusahaan yang memiliki
   hubungan afiliasi?
A : Suatu perusahaan yang berada didalam suatu sistem perusahaan yang salaing berhubungan tetapi tidak langsung (co: seperti gambar. 1)

2.  Q : Apakah permasalahan pada mutual holding?
A : a. Laporan konsolidasi yang menyajikan laporan gabungan
b. Hak minoritas dalam laporan konsolidasi
c. Apabila anak mempunyai saham, induk harus dieliminasi
3. Q : Bagaimana cara menyelesaian permasalahan pada mutual holdoing?

A : Dengan cara membuat laporan secara individual setiap masing-masing, lalu dikonsolidasikan. Kemudian setelah semua barulah mengadakan rapat umum pemegang saham untuk memecahkan masalah bersama-sama

4 Mei 2014

tugas aklan

PENGERTIAN DAN PENGARUH ADANYA HAK KEPEMILIKAN
DAN
BEBERAPA HAL YANG MENYEBABKAN PERUBAHAN HAK KEPEMILIKAN DAN ADANYA PENGARUH TERHADAP NERACA KONSOLIDASI

A.  Pengertian dan Pengaruh Adanya Perubahan Hak Pemilikan
Penggabungan usaha adalah merupakan penggabungkan suatu perusahaan dengan perusahaan lain ke dalam satu kesatuan ekonomi.
Kepemilikan perusahaan induk atau investor pada perusahaan anak/investasi mungkin berubah sebagai akibat perusahaan anak menjual saham tambahan atau perusahaan anak menjual saham miliknya sendiri.

B.  Hal yang Menyebabkan Perubahan Hak Kepemilikan dan Pengaruhnya Terhadap Neraca Konsolidasi
1. Pembelian saham-saham perusahaan anak dilakukan lebih dari satu kali, akan tetapi hak kontrol diperoleh sejak saat pembelian saham tahap pertama.
2. Pembelian saham-saham perusahaan anak dilakukan lebih dari satu kali, dan hak kontrol diperoleh baru sesudah bebarapa tahap pembelian saham.
3. Pembelian dan penjualan kembali sebagian dari saham perusahaan anak, yang dimiliki oleh perusahaan induk.
4. Emisi saham dan penarikan kembali saham-saham perusahaan anak yang mempengaruhi hak pemilikan perusahaan induk.
5. Transaksi-transaksi saham yang ditarik dari peredaran (treasury stock) pada perusahaan anak.


21 April 2014

tugas Aklan

PENGERTIAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI MENURUT  HARGA PEROLEHAN
DAN
PROSEDUR PENCATATAN HARGA POKOK
A.  Pengertian Laporan Keuangan Konsolidasi Menurut Harga Perolehan
Metode Harga Pokok Perolehan atau disebut juga Cost Method adalah Investasi saham harga yang diakui oleh perusahaan Induk atas perusahaan anak atas deviden dan diakui sebagai pendapatan oleh perusahaan induk.
Perbedaan antara cost method dan equity method pada harga perolehan terdapat pada:
·         Rekening-rekening investasi perusahaan
·         Bagian laba yang diperoleh
·         Laporan laba/rugi

B.  Proses Pencatatan Harga Pokok
Hal-hal yang berhubungan dengan harga pokok (cost Method) adalah sebagai berikut:
·         Pendapatan Yang Diakui
Dalam pendapatan yang diakui Hanya devidennya saja di akui perusahaan sedangkan Laba/Rugi tidak dicatat.
·         Penyesuaian Neraca Konsolidasi
Dalam penyesuaian neraca konsolidasi metode equity dan metode cost tidak ada perbedaan investasinya dan LYDnya saja yang beda pada saat pencatatannya.
Berikut ini adaalah tabel prosedur pencatatan investasi pada anak perusahaan berdasarkan metode cost method dan Equity method :
Cost Method
Equity Method
Saat terjadi Investasi/Pembelian
Investasi pada Co.X     xx
   Kas                       xx
Investasi pada Co.X     xx
   Kas                       xx
Mencatat deviden yang diterima
Kas                     xx
   Pendapatan Deviden        xx
Kas                     xx
   Investasi pada Co.X       xx
Mencatat perusahaan anak memperoleh laba
No entry
Asumsikan bahwa saham tidak dapat diperjual beliakan
Investasi pada Co.X     xx
   Pendapatan pada Co.X     xx
Mencatat pembagian deviden
Deviden receivable      xx
   Pendapatan deviden       xx
Deviden receivable      xx
   Investasi pada Co.X      xx
Mencatat penerimaan deviden
Kas                     xx
   Deviden receivable       xx
Kas                     xx
   Deviden receivable       xx
Amortisasi goodwill
No entry
Pendapatan pada Co.X    xx
   Investasi pada Co.X      xx

16 April 2014

Tugas Tulisan Aklan

Modifikasi Dalam Metode Equity dan
Penyusunan Neraca Konsolidasi

A.  Modifikasi Dalam Metode Equity
a.  Pengertian Modifikasi Dalam Metode Equity
Prosedur pencatatan dimana ada penyesuaian terhadap adanya perubahan perkembangan yang terjadi dalam perusahaan anak.

b.  Masalah Penyesuaian dan Koreksi Sebelum Penyusunan Neraca Konsolidasi
·         Tidak dipercayanya oleh salah satu pihak dari perusahaan.
·         Adanya pos-pos yang masih dalam proses, sehingga suatu informasi telah dicatat oleh satu pihak akan tetapi belum dicatat oleh pihak yang lain.
B.  Penyusunan Neraca Konsolidasi
a.  Pengertian Neraca Konsolidasi
laporan yang menyajikan posisi keuangan dan hasil operasi dari sebuah grup perusahaan yang terdiri dari perusahaan induk dan perusahaan anak yang seolah-olah sebagai satu perusahaan.

b.  Tujuan Adanya Penyusunan Neraca Konsolidasi
Untuk memberikan gambaran tentang aktivitas yang sedang dijalani oleh perusahaan dan diharapkan tidak boleh menyesatkan pihat-pihat yang berkepentingan.

c.  Manfaat Penyusunan Neraca Konsolidasi
Untuk memberikan informasi kepada perusahaan induk mengenai kinerja perusahaan anak dan memberikan informasi kepada pihak lain.

d.  Gambaran Umum Proses Konsolidasi
Gambaran umum proses konsolidasi seperti  dengan cara menambahkan secara bersama-sama laporan keuangan yang terpisah, kemudian dlaporan tersebut dilakukan penyesuaian dan eliminasi terhadap transaksi yang terjadi. Apabila dalam pemproses pembuatan laporan keuangan konsolidasi kepemilikan terhadap perusahaan anak kurang dari 100% maka akan terjasi masalah.


Tugas Tulisan Aklan

Pengertian Laporan Keuangan Menurut Equity dan
Prosedur Akuntansi Menurut Metode Equity


A.  Pengertian Laporan Keuangan Menurut Equity
Laporan Keuangan menurut Equity adalah penyusunan laporan keuangan investasi perusahaan induk terhadap perusahaan anak sebagai sebagai penyertaan modal.
Beberapa Perkiraan (Account) yang perlu diperhatikan dalam Laporan Keuangan Konsolidasi Menurut Equity :
·         Investasi Saham dalam perusahaan anak
·         Kas
·         Piutang deviden perusahaan anak
·         Laba yang ditahan perusahaan induk
·         Laba yang ditahan perusahaan anak

B.  Prosedur Akuntansi Menurut Metode Equity
Prosedur-prosedur yang harus diperhatikan dalam pencatatan investasi menggunakan metode equity, yaitu:
·         Rugi dan Laba bersih Pperusahaan
·         Deviden dibagikan oleh perusahaan

Tambahan:

     Dasar akuntansi yang digunakan dalam pencatatan laporan keuangan yang digunakan oleh perusahaan adalah dengan metode Akuntansi Akrual, karena dalam metode ini pendapatan/ penjualan yang didapat semua diakui oleh perusahaan dan membuat para investor tertarik untuk bergabung.

9 April 2014

9Laporan Keuangan Konsolidasi


A.  Pengertian Laporan Keuangan Konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasi adalah laporan keuangan yang menyajikan hasil operasi perusahaan anak (entitas yang dikendalikan) untuk disajikan kepada perusahaaan induk (entitas pengendali).

B.  Tujuan Laporan Keuangan Konsolidasi
Tujuan laporan keuangan konsolidasi untuk memberikan gambaran yang obyektif dan sesuai dengan aktivitas dari suatu  perusahaan, dimana laporan konsolidasi keuangan tidak boleh menyesatkan pihak lain yang berkepentingan dan harus didasarkan pada substansi.

C.  Masalah-masalah umum yang dihadapi dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi
Dalam menyusun laporan keuangan Konsolidasi ada beberapa masalah yang akana dihadapi oleh perusahaan. Masalah-masalah umum yang sering terjadi adalah:

a.  Periode dimana laporan konsolindasi tersebut disusun
b.  Jumlah saham yangdimiliki oleh perusahaan induk, dan harga perolehan (pengorbanan) yang telah dikeluarkan untuk memperoleh saham tersebut
Untuk mengatasi masalah-masalah umum yang dihadapi dalam penyusunan laporan konsolidasi perusahaan harus melakukan perhitungan jurnal koreksi agar kesalahan-kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan kosolidasi tidak terulang kembali.
D.  Teknik dan Prosedur Konsolidasi
Prosedur penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi, yaitu :
·         Mengeliminasi semua rekening timbal balik
·         Menyusun Kertas Kerja

Dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi antara Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan dapat digunakan 3 (tiga) metode yaitu :

a.  Metode Ekuitas (Equity Method)
Metode ekuitas merupakan metode investasi perusahaan induk terhadap perusahaan anak sebagai sesuatu penyertaan modal.
b.  Metode Ekuitas Lengkap
Metode ekuitas lengkap adalah menerapkan sistem penerbitan laporan keuangan konsolidasi hanya sebagai data untuk pemegang saham.

c.  Konsolidasi dengan Metode Biaya (Cost Method)
Metode Biaya adalah mencatat investasi saham Anak Perusahaan seperti dividen atas saham-saham yang diakui sebagi pendapatan oleh Induk Perusahaan.

Berikut ini Neraca PT. ABC dan PT. XYZ pada tanggal 31 Desember 1992


PT. P
PT. C
Macam-macam Aktiva
Rp.    500.000
Rp.    250.000
Macam-macam Utang
Rp.     70.000
Rp.     40.000
Modal Saham
Rp.    300.000
Rp.    150.000
Agio Saham
Rp.    500.000
Rp.     10.000
Laba Ditahan
Rp.    500.000
Rp.     50.000

Rp.    500.000
Rp.    250.000

Dengan asumsi :
Pada tanggal 31 Desember 1992 PT. ABC membeli secara tunai 1.500 lembar saham beredar PT. XYZ dengan harga Rp 210.000. Nilai nominal saham PT. XYZ adalah Rp 100 per lembar.

Pertanyaan :
1.  Kertas kerja penyusunan neraca konsolidasi per 31 Desember 1992 !
2.  Neraca Konsolidasi PT. ABC dan perusahaan anak PT. XYZ per 31 Desember 1992 !

Jawaban :

PT.I dan Anak Perusahaan PT. A
Kertas Kerja PenyusunanNeraca Konsolidasi
31 Desember 1992

Transaksi
PT. I
PT. A
Eliminasi dan Penyesuaian
Neraca
Konsolidasi
Debit
Kredit
Debit
kredit
Debit:

Investasi Saham PT.A
210.000


210.000


Eliminasi Investasi
290.000
250.000


540.000

Macam-macam Aktiva
500.000
250.000




Kredit:
                                          
Macam-macam Utang
70.000
40.000



110.000
Modal Saham PT. I
300.000




300.000
Agio Saham PT. I
30.000




30.000
Laba Ditaham PT. I
100.000




100.000
Modal Saham PT. A

150.000




   Eliminasi 100%


150.000



Agio Saham PT. A

10.000




   Eliminasi 100%


10.000



Laba Ditaham PT. A

50.000




   Eliminasi 100%


50.000




500.000
500.000
210.000
210.000
540.000
540.000

PT. I Dan Anak Perusahaan PT. A
Neraca Konsolidasi
31 Desember 1992

Macam-macam Aktiva
Rp  540.000
Macam-macam Utang
Modal:
   Modal Saham
   Agio Saham
   Laba Ditahan
Rp 110.000


Rp 300.000
Rp   30.000
Rp  100.000
Total Aktiva
Rp  540.000

Rp  540.000